Program Tahfiz 23 Hari Hafal Dua Juz Alquran, Ini Metodenya

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Program Tahfiz Nonkarantina selama bulan Ramadan di Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjung Selamat, Darussalam, Aceh Besar telah dimulai sejak kemarin, Selasa (28/4/2020).

Program ini akan berlangsung selama 23 hari dan para peserta ditargetkan bisa menghafal dua juz Alquran.

Wakil Bidang Pendidikan dan Pengaderan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Babul Maghfirah, Riza Mulia, mengatakan, bukan tidak mungkin dalam waktu sesingkat itu para peserta yang dikhususkan kepada anak-anak usia SD dan SMP/sederajat ini mampu menghafal Alquran. Menurutnya, ada metode khusus yang diterapkan oleh para pengajar.

Sebagai salah seorang pengajar, Riza meluruskan mindset peserta sebelum memasuki proses menghafal, bahwa menghafal Alquran bukan semata-mata karena usaha manusia melainkan atas izin Allah.

“Sekalipun seseorang menghafal siang dan malam kalau Allah tak restu maka tak akan terjadi, yang perlu dibina dulu adalah kedekatan dengan Allah,” sebut Riza kepada aceHTrend, Selasa (28/4/2020).

Untuk memperoleh hafalan dua juz selama 23 hari, peserta harus menargetkan bisa menghafal satu lembar per hari. Satu lembar terdiri atas dua halaman, satu halaman dicicil dalam dua bagian waktu.

Dengan begitu, peserta cukup memfokuskan 7-8 baris dalam satu jam. Sehari bisa diatur empat jam waktu. Sehingga dalam 20 hari pasti memperoleh dua juz, sisa tiga hari untuk perkuat murajaah atau mengulang hafalan.

“Itu sudah sesuai dengan metode efektif umumnya, kuncinya harus disiplin dan jauhkan diri dari memegang smartphone,” ungkap Riza, yang juga lulusan pondok Tahfidz Yayasan Kuntum Indonesia, Bandung ini.[]

Editor : Ihan Nurdin