Singkil Terima 3.764 Paket Bako Imbas Covid-19 dari Pemerintah Aceh

ACEHTREND.COM, Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menerima 3.764 paket bahan pokok dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh, untuk disalurkan kepada masyarakat setempat yang mata pencahariannya terdampak akibat pandemi Covid-19 di Aceh.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, diwakili Kepala UPTD Rumoh Seujahtra Aneuk Nanggroe (RSAN), Abdul Jabar, menyerahkan paket sembako tersebut dan diterima oleh Bupati Aceh Singkil, Dul Musrid, di Aula Dinas Sosial Aceh Singkil, Kamis (30/4/2020). Turut hadir Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, Iskandar.

Abdul Jabar dalam sambutannya mengharapkan, paket sembako yang merupakan bantuan Pemerintah Aceh ini nantinya benar-benar dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah selama pandemi Covid-19 di Aceh.

Bantuan sejumlah 3.764 paket tersebut diperuntukkan kepada nama-nama calon penerima berdasarkan SK Bupati Singkil Nomor 94 Tahun 2020 tentang Penetapan Data Penerima Bantuan Dampak Corona Virus Diasese, sudah diterima pihaknya di Dinas Sosial Aceh sejak beberapa hari lalu.

“Atas dasar nama-nama yang telah diusulkan inilah kami Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan ini, semoga dapat berguna dan diterima oleh masyarakat yang layak menerima,” katanya.

Abdul Jabar menjelaskan, paket bantuan yang dikirimkan ke tiap-tiap daerah tidaklah sama, jumlahnya berbeda-beda, hal ini sesuai dengan data yang diusulkan dan diterima oleh pihaknya di Dinas Sosial Aceh. Sementara ada beberapa kabupaten/kota di Aceh yang belum menerima paket bantuan tersebut juga disebabkan karena SK bupati terkait data penerima bantuan belum diterima oleh pihaknya.

Kepada Bupati Singkil, Abdul Jabbar berpesan, jika ada masyarakat miskin baru di Aceh Singkil yang layak menerima namun belum mendapatkan bantuan, dia meminta agar masyarakat tersebut dapat dibantu dengan skema anggaran APBK Aceh Singkil. “Sehingga tidak muncul kecemburuan sosial dan semua masyarakat terdampak mendapatkan bantuan pemerintah ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu Jabar juga menegaskan, agar bantuan tersebut tidak diberikan lagi kepada penerima manfaat bantuan pangan non tunai (BPNT) atau program keluarga harapan (PKH), tujuannya agar adanya pemerataan penerima bantuan.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik Aceh (BPS) Tahun 2019, ada sebanyak 25.661 jiwa penduduk Aceh Singkil yang masuk kategori miskin, dari total penduduk 124.101 jiwa. Sementara itu, ada sebanyak 9.111 kepala keluarga (KK) atau keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah menerima bantuan dari APBN, dan 3.764  KK adalah penerima manfaat akibat imbas Covid-19. Sehingga totalnya ada sebanyak 12.883 KK yang telah dibantu oleh pemerintah.

“Jika per KK atau KPM diasumsikan menanggung 4 jiwa, maka sudah ada sebanyak 51 ribu jiwa lebih penduduk Aceh Singkil telah dibantu pemerintah, baik itu melalui skema anggaran APBA maupun APBN ,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin