205 Miliar Anggaran Dinas Dayah Digeser untuk Penanganan Covid-19

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Pemerintah Aceh ikut memotong anggaran di Dinas Pendidikan Dayah Aceh 40%, atau sebanyak Rp205 miliar. Dana itu dialihkan untuk anggaran penanganan dan pencegahan covid-19 di Aceh.

Informasi yang dihimpun aceHTrend dari sumber internal Disdik Dayah Aceh, lembaga yang lahir setelah adanya MoU Helsinki antara GAM dan RI itu, ikut terimbas oleh refocusing anggaran pemerintah, dalam rangka penanganan covid-19.

“Yang memotong mereka di atas. Setelah dipotong yang menurut mereka tidak perlu untuk tahun ini, baru dikembalikan ke kami,” kata sumber tadi, Sabtu (2/5/2020).

Pengamat: Sesuai Aturan, Anggaran Disdik Dayah Tidak Boleh Dipotong

Menyikapi refocusing anggaran Disdik Dayah Aceh mencapai Rp205 miliar, Pengamat Pembangunan Aceh Usman Lamreung, menyebutkan Disdik Dayah merupakan satuan kerja perangkat Aceh yang tidak boleh dipotong anggarannya.

Usman menyebutkan, bila merujuk Surat Keputusan Kementerian Keuangan Nomor S-247/MK.07/2020 tentang Penghentian Proses Pengadaan Barang/Jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik TA 2020 yaitu Dalam rangka penanggulangan Covid-19, salah satu poin penting dalam surat tersebut dijelaskan: Meminta seluruh proses pengadaan barang/jasa seluruh jenis/bidang/subbidang Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik selain bidang Kesehatan dan Pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk dapat di hentikan pelaksanaannya.

“Dari penjelasan surat keputusan Kementerian Keuangan jelas bahwa dana yang tidak dipangkas adalah bidang kesehatan dan pendidikan. Artinya alokasi dana peruntukan pendidikan dayah adalah bagian dari pengembangan di bidang pendidikan yaitu penguatan pendidikan. Maka sesuai surat keputusan tersebut Pemerintah Aceh tidak perlu melakukan refocusing anggaran dayah,” jelas Usman.

Pada kesempatan itu, Usman minta pada Pemerintah Aceh untuk meninjau kembali kebijakan tersebut. Apalagi Dinas Dayah salah satu bidang Kekhususan Aceh, yang harus diperhatikan dengan serius.

“Masih banyak sektor lain yang bisa dilirik untuk refocusing. Disdik Dayah salah satu lembaga yang mengatur dan menjalankan prosed pendidikan [khusus agama Islam] yang merupakan kewenangan khusus Aceh setelah adanya perjanjian damai antara GAM dan RI,” imbuh Usman.

Sumber foto: ist