Kadishub Aceh Tamiang: Belum ada Pembatasan Mudik di Aceh

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn, menyaksikan langsung penyemprotan disinfektan di fasilitas umum, Jumat (20/3/2020).

ACEHTREND.COM, Karang Baru – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, menegaskan bahwa Pemkab Aceh Tamiang sebagai penjaga pintu gerbang perbatasan antara Aceh dengan Sumatera Utara, sampai saat ini belum membatasi atau melarang masyarakat yang akan mudik ke Aceh maupun ke luar Aceh.

“Tidak ada penutupan perbatasan dan sampai saat ini di Aceh, baru hanya sebatas imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik Lebaran,” kata Syuibun Anwar saat dihubungi aceHTrend, Selasa (5/5/2020).

Ia menjelaskan, saat ini jika ada angkutan umum antarprovinsi yang masuk ke Aceh, pihaknya hanya melakukan pengawasan saja, seperti melakukan cek kesehatan tubuh penumpang, penyemprotan cairan disinfektan, dan mengidentifikasi penumpang dari mana dan hendak ke mana.

Namun demikian, katanya, sejak pandemi wabah virus corona atau Covid -19 ini, mobil bus angkutan umum yang masuk ke Aceh berkurang, tapi untuk mobil pribadi dan mobil penumpang L300 masih banyak yang masuk ke Aceh.

“Ke Sumatera Utara yang sudah ditetapkan zona merah beberapa daerahnya, masyarakat masih bisa masuk, hanya saja ada pembatasan pada jam-jam tertentu saja,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin