Erosi di Alue Keumang Pante Cermen Kian Parah, Pemerintah Diminta Bertindak

Kondisi erosi yang telah banyak menelan korban rumah penduduk setempat.

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat diminta memberikan perhatian pada masyarakat korban bencana erosi sungai di Gampong Alue Keumang, Kecamatan Pante Cermen, Kabupaten Aceh Barat yang kondisinya semakin parah. Dilaporkan sejak empat bulan terakhir atau terhitung sejak Desember 2019 lalu, sebanyak enam rumah warga kembali amblas ke sungai akibat erosi.

Geuchik Gampong Alue Keumang, Bantaruddin mengungkapkan, kondisi desa mereka saat ini semakin mengkhawatirkan lantaran bencana erosi sungai terus mengancam pemukiman warga. Kondisi terparahnya berada di Dusun Mesjid Tuha. Selain mengancam rumah, bencana tersebut juga melenyapkan lahan pertanian dan perkebunan warga. Ia mengaku hingga kini belum ada perhatian dan solusi sama sekali dari pihak terkait.

Kondisi erosi di Gampong Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

“Sejak akhir tahun 2019 hingga sekarang, sudah enam rumah rusak karena erosi dan sudah dibongkar. Lahan sawah, kebun sawit, dan perkarangan rumah masyarakat diperkirakan sudah sekitar empat hektare termakan sungai. Hingga saat ini belum ada perhatian sama sekali. Maka kami harapkan kepada pemerintah untuk memberikan bantuannya kepada kami,” harap Bantaruddin, Selasa (5/5/2020).   

Bantaruddin mengaku pihaknya sudah mengusulkan bantuan rumah duafa untuk diberikan pada korban erosi, tetapi pemerintah hingga kini belum merespons sama sekali.

“Jika tidak ditangani mungkin tak lama lagi satu dusun habis semua,” katanya.

Bantaruddin menambahkan, para korban erosi saat ini ada yang membuat gubuk kecil untuk bertempat sementara. Dan ada juga sebagiannya pindah ke rumah saudaranya. Warga setempat semakin panik,  mereka memperkirakan dalam hitungan hari jika tak ada penanganan maka ada beberapa rumah lagi terancam ambruk.[]

Editor : Ihan Nurdin