Banda Aceh Dikepung Banjir

Kondisi genangan air di jalan protokol di depan Mapolda Aceh, Jumat, 8 Mei 2020. @aceHTrend/Hendra Keumala

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Hujan lebat yang mengguyur Banda Aceh sejak Kamis hingga Jumat telah menyebabkan banjir hampir di seluruh wilayah Kota Banda Aceh. Kondisi ini bukan cuma membuat aktivitas warga tersendat, tetapi juga membuat warga waswas karena hujan masih turun, Jumat (8/5/2020).

Informasi yang dihimpun aceHTrend, banjir setidaknya menggenangi enam kecamatan di Banda Aceh, yaitu Kecamatan Baiturrahman, Jaya Baru, Kuta Alam, Kuta Raja, Meuraxa, dan Syiah Kuala.

Di Kecamatan Baiturrahman meliputi Gampong Neusu, Suka Ramai, dan Peuniti dengan ketinggian air masing-masing mencapai 1 m, 50 cm, dan 1,2 m.

Selanjutnya banjir juga menggenangi Gampong Punge Blang Cut di Kecamatan Jaya Baru dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Sedangkan di Kecamatan Kuta Alam, banjir terjadi di Gampong Laksana dan Gampong Kramat dengan ketinggian air antara 80 cm hingga 1 meter.

Di Kecamatan Kuta Raja, banjir terjadi di Gampong Peulanggahan dengan ketinggian air hingga 1,3 meter. Bahkan sebagian masyarakat sudah ada yang mengungsi ke masjid.

Kondisi banjir di Gampong Neusu Banda Aceh, Jumat, 8 Mei 2020. @aceHTrend/Hendra Keumala

Berikutnya di Kecamatan Meuraxa yang meliputi Gampong Blang Oi dan Gampong Dayah Baru, ketinggian air mencapai 50 cm. Terakhir di Kecamatan Syiah Kuala, banjir menggenangi Gampong Prada dan Gampong Alue Naga dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

Salah seorang warga Gampong Peulanggahan, Sudarliadi, kepada aceHTrend mengatakan, rumahnya mulai dimasuki air sejak subuh tadi dan membuatnya kalang kabut karena sama sekali tidak menduga akan terjadi banjir. Kondisi yang sama juga dialami oleh tetangganya. Namun, saat ini di kawasan tempat tinggalnya di Lorong IV sudah mulai surut.

Warga lainnya di Blang Oi, Dian, juga mengalami hal yang sama. Terbatasnya selokan di kawasan tempat tinggalnya membuat aliran air jadi tersendat ketika terjadi hujan lebat seperti dalam dua hari ini.

“Beberapa rumah baru yang ada di sini tidak menggali selokan, kalau rumah-rumah lama masih ada selokannya, tapi yang enggak cukup. Alhamdulillah sekarang sudah surut dan semoga hujannya tidak deras lagi,” kata Dian.

Di kawasan sekitar Banda Aceh seperti di Keutapang dan Gampong Punie juga mengalami banjir.

Sementara itu, informasi yang diperoleh aceHTrend, Kapolresta Banda Aceh juga sudah memerintahkan seluruh kapolsek untuk melakukan langkah antisipasi bila banjir semakin parah seperti pendirian posko dan dapur umum bila ada pengungsi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah kota, BPBD Kota Banda Aceh, dan SAR.[]

Editor : Ihan Nurdin