YARA Pertanyakan Dana Covid-19 untuk Tenaga Medis di Nagan Raya

Ketua YARA Perwakilan Nagan Raya Muhammad Zubir @ist

ACEHTREND.COM, Sukamakmue – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Nagan Raya mempertanyakan gaji tenaga medis khusus Covid-19 di Kabupaten Nagan Raya yang belum dibayarkan.

Ketua YARA Perwakilan Nagan Raya, Muhammad Zubir mengatakan, pertanyaan itu berdasarkan aduan dari sejumlah tenaga medis khusus penanganan Covid-19 di kabupaten tersebut kepada pihaknya.

Zubir menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang diduga menahan-nahan gaji perawat Covid-19, mereka hanya diberikan uang pinjaman pada saat menjelang hari meugang bulan puasa sebesar Rp1 juta.

“Hak para perawat ini seharusnya diberikan penuh, mengingat anggaran besar yang disediakan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam penanganan Covid-19 yang konon katanya sebesar Rp39,6 miliar,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima aceHTrend, Jumat (8/5/2020).

Selama ini kata Zubir, mereka belum melihat tindakan atau langkah besar Pemkab Nagan Raya dalam penanganan Covid-19 yang menghabiskan anggaran besar. “Baru tingkat gaji perawat saja sudah macet, padahal perawat menjadi garda terakhir dalam hal penanganan Covid-19. Jangan sampai kita dengar keluhan masyarakat yang menyatakan Pak Bupati tidak melaksanakan sesuai dengan apa yang disampaikan. Ini sangat miris, pemkab harus memikirkan nasib para perawat Covid-19,” kata Zubir.

Zubir juga menyampaikan, dalam hal penggunaan anggaran Covid-19 harus transparan, seperti membuat papan informasi penggunaan dana Covid-19 di alun-alun. Jangan hanya meminta kepala desa untuk buat papan informasi mengenai penggunaan dana desa, kepala daerah menurutnya juga punya kewajiban yang sama dalam hal transparansi penggunaan dana Covid-19.

Zubir berharap masalah ini segera diselesaikan pemkab karena karena dinilai sangat memalukan daerah. “Jangan sampai pemkab mendapat teguran dari Pemerintah Pusat, karena Pemerintah Pusat sangat memprioritaskan tenaga medis dalam penanganan Covid-19 ini,” tutup Zubir.[]

Editor : Ihan Nurdin