[Ruang Semangat]: Berlatih Sembari Berbagi Tips TOEFL

Oleh Yopi Ilhamsyah*

Saat membongkar lemari untuk mencari sebuah buku, saya menemukan buku-buku catatan kala mengikuti kursus Test of English as Foreign Language (TOEFL) tahun 2007 guna meneruskan studi. Alhamdulillah saya memperoleh nilai 587 dari awalnya 480.

Menunggu Corona reda di rumah, saya melatih kembali kemampuan TOEFL sembari mencoba menyusun tips untuk setiap materi TOEFL berdasarkan catatan-catan kursus tersebut. Kala itu kami menggunakan buku Deborah Phillips tahun 2001 berjudul “Longman complete course for the TOEFL® test: preparation for the computer and paper tests”. Buku ini sangat bagus untuk pemula yang ingin segera sukses dalam tes TOEFL karena berisi strategi menjawab soal beserta contoh. Berikut kiat sukses TOEFL-ITP (Institutional Testing Program).


  1. Listening

Materi listening terdiri atas 50 pertanyaan dengan 30 pertanyaan untuk sesi dialog singkat, 7-9 pertanyaan untuk sesi percakapan panjang dan sisanya untuk sesi kuliah.

Tips umum untuk listening demikian juga structure dan reading diawali dengan mengenali berbagai arahan dan petunjuk. Sebisa mungkin mendengarkan wacana-wacana pembicaraan dengan baik karena rekaman hanya diputar satu kali dan rekaman pembicaraan tidak tertulis pada soal ujian. Kenali waktu dengan baik (melatih kecepatan). Kita harus menjawab masing-masing pertanyaan dalam waktu 12 detik sekaligus mempersiapkan diri untuk soal selanjutnya. Jangan pernah meninggalkan jawaban kosong pada lembar kerja. Bahkan jika kita tidak yakin dengan jawaban tersebut, pilih kemungkinan jawaban yang paling benar dan berkonsentrasi ke dialog berikutnya. Tidak ada hukuman untuk jawaban salah. Ketika menyelesaikan satu pertanyaan, kita akan memiliki waktu untuk melihat sekilas jawaban guna mengantisipasi kemungkinan pertanyaan selanjutnya.

Untuk dialog singkat, beberapa tips dapat digunakan, yaitu:

Fokus terhadap baris terakhir. Dialog singkat melibatkan percakapan antara dua orang, masing-masing diikuti dengan pertanyaan. Salah satu tips dalam dialog singkat adalah berkonsentrasi pada baris terakhir karena boleh jadi mengandung jawaban. Dengarkan baris pertama pada dialog, jika kita dapat memahaminya itu bagus sekali, jika tidak maka tidak perlu khawatir karena kemungkinan tidak mengandung jawaban. Segera bersiap untuk konsentrasi pada baris terakhir karena kemungkinan jawaban berada pada baris ini. Ulangi baris terakhir di pikiran kita untuk kembali mengingat dialog terakhir yang dibicarakan sembari mencari jawaban yang paling tepat.   

Pilih jawaban dengan sinonim. Seringkali jawaban yang benar pada dialog singkat adalah jawaban yang mengandung sinonim (kata dengan pengertian yang sama namun berbeda suara) pada kata kunci dalam sebuah percapakan. Untuk itu, saat kita mendengarkan baris terakhir pada dialog, konsentrasikan pada kata-kata kunci yang kita dengar. Jika menemukan berbagai sinonim untuk kata-kata kunci di jawaban tertentu maka kemungkinan kita telah menemukan jawaban yang paling benar.

Hindari suara yang sama. Seringkali jawaban yang tidak benar pada dialog singkat adalah jawaban yang memiliki kata-kata dengan suara yang sama namun berbeda arti dengan apa yang didengar pada rekaman. Tentu saja kita harus menghindari jawaban-jawaban seperti ini. Untuk mengantisipasi permasalahan ini adalah dengan mengidentifikasi kata-kata kunci dari baris terakhir dialog serta mengidentifikasi kata-kata pada jawaban yang memiliki suara yang sama dan jangan pilih jawaban-jawaban ini.

Menarik kesimpulan mengenai who, what dan where. Sering juga dijumpai pada dialog singkat pertanyaan mengenai sebuah kesimpulan. Pada jenis pertanyaan ini jawaban tidak digambarkan dengan jelas, kita harus menarik kesimpulan berdasarkan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh dialog tersebut. Berikut catatan yang harus kita ingat untuk jenis pertanyaan seperti ini. Siapa (who) yang kemungkinan sedang berbicara?, apa (what) yang akan dilakukan kemudian?, di mana (where) dialog ini kemungkinan berlangsung?.

Sementara tips untuk sesi percakapan panjang dan kuliah adalah dengan menentukan dan mengantisipasi topik serta pertanyaan, menarik kesimpulan terkait who, what, when, where dan mendengarkan jawaban secara berurutan.

2. Structure

Materi structure terdiri dari 2 bahagian, yaitu structure (pertanyaan 1-15) dan ekspresi tertulis (written expression) (pertanyaan 16-40). Waktu yang dibutuhkan untuk menjawab seluruh pertanyaan adalah 25 menit. Tips umum adalah dengan mempelajari kalimat (sentences). Tujuan kita untuk menentukan apa yang dibutuhkan untuk melengkapi kalimat tersebut dengan benar. Pelajari masing-masing jawaban berdasarkan pada bagaimana melengkapi kalimat tersebut dengan baik. Hilangkan jawaban-jawaban yang tidak melengkapi kalimat dengan baik. Jangan mencoba menghilangkan jawaban yang tidak benar dengan hanya melihat pada jawaban. Jawaban yang tidak benar secara umum adalah jawaban yang benar dengan sendirinya. Jawaban yang tidak benar adalah tidak benar hanya ketika digunakan untuk melengkapi kalimat tersebut. Terkadang kita merasa semua jawaban benar, namun pada setiap materi TOEFL kita harus mencari jawaban paling benar di antara yang benar.

Beberapa tips untuk menjawab pertanyaan pada sesi structure (15 soal pertama) adalah dengan meyakinkan bahwa kalimat tersebut memiliki sebuah subjek dan kata kerja untuk kalimat dengan satu anak kalimat. Hati-hati dengan perubahan tenses (grammar) yang mengikuti keterangan waktu, apakah kalimat ini terjadi di waktu lampau (past tense), saat ini (present tense) atau sudah terjadi (perfect tense). Jika menemukan kalimat dengan anak kalimat berganda maka gunakan kata penghubung yang benar atau gunakan penghubung keterangan waktu dan sebab akibat dengan benar.

Untuk ekspresi tertulis, beberapa tips menjawab sesi iniadalah dengan memperhatikan permasalahan dengan bentuk dan penggunaan kata kerja. Selain itu, perhatikan permasalahan dengan kata kerja pasif, permasalahan dengan kata benda, kata sifat dan kata keterangan. Ada juga permasalahan dengan artikel (a, an, the).

3. Reading

Reading terdiri atas 5 wacana dengan 50 pertanyaan dalam waktu 55 menit. Pertanyaan dapat mengenai ide utama atau ide secara menyeluruh, kosa kata dan lainnya. Wacana dimulai dari mudah hingga sulit dengan pertanyaan serta jawaban berurutan. Jadi jangan mengulang membaca wacana dari awal untuk mencari jawaban tepat. Contoh, jika diberi petunjuk untuk menemukan jawaban pada baris tertentu, ini artinya jawaban berikutnya akan berada di bawah baris tersebut.  

Beberapa tips penting adalah jangan membaca terlalu lama karena kita tidak punya banyak waktu. Tetap memungkinkan untuk menjawab pertanyaan dengan benar tanpa harus membaca wacana secara mendalam. Jangan khawatir jika wacana tidak familiar karena seluruh informasi untuk menjawab pertanyaan sudah tertera di dalam wacana. Jangan menghabiskan banyak waktu pada pertanyaan yang tidak yakin, tebak saja dan lanjutkan. Kita dapat kembali pada pertanyaan ini jika masih ada waktu. Tidak ada hukuman untuk setiap tebakan.

Demikian tips singkat dari saya. Karena keterbatasan ruang, tulisan ini belum memuat contoh untuk setiap tips. Jika ingin berdiskusi langsung, jangan sungkan untuk kontak saya via email.[]

*Penulis adalah dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Unsyiah. E-mail: y.ilhamsyah@gmail.com

Editor : Ihan Nurdin

Program ini terselenggara berkat kerja sama antara aceHTrend dengan KPI UIN Ar-Raniry, Gramedia, dan PT Trans Continent