Ditemui TIM Serpong, Polres Tangsel Komit Ungkap Kasus Amuk Massa Terhadap Basri

Azhari Idris (kiri) Ketua TIM Serpong, bersama unsur lainnya bersilaturahmi ke Mapolres tangerang Selatan, Senin (11/5/2020) mempertanyakan perkembangan kasus pengeroyokan yang menyebabkan Basri meninggal dunia. [Ist untuk aceHTrend]

ACEHTREND.COM,Tangsel- Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Serpong Azhari Idris, Senin (11/5/2020) bertandang ke Mapolres Tangerang Selatan, Banten. Ia dan Ketua TIM Ciputat mempertanyakan perkembangan penanganan kasus pengeroyokan yang menyebabkan Basri, warga Aceh yang berdomisili di cengkareng, Jakarta, meninggal dunia.

Azhari yang datang ke Mapolres Tangsel didampingi Ketua TIM Ciputat Amrizal, Assisten I Pemko Tangsel Rahmad Salam yang juga tokoh Aceh di sana, bertemu dengan Kapolres AKBP Imam Setiawan, SIK.

Di depan pengurus TIM yang hadir, Imam Setiawan mengatakan dua orang terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan Basri meninggal dunia, sudah ditangkap oleh polisi. Sejumlah terduga lainnya sedang dalam pengejaran.

“Polisi berkomitmen mengungkap kasus ini sampai tuntas. Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan secara maksimal. Dalam waktu dekat kami juga akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kepada publik duduk perkara tersebut,” ujar Imam Setiawan.

Pada kesempatan itu, Imam meminta para tokoh Aceh di Banten dan Jakarta untuk dapat menahan diri. Mempercayakan proses hukum 100 % pada kepolisian. Polisi juga mengharapkan Azhari dan stakholder Aceh lainnya agar dapat mengantisipasi berseliwerannya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Azhari Idris kepada aceHTrend mengatakan silaturahmi pihaknya ke Polres Tangsel, dalam rangka membangun koordinasi sebagai bentuk upaya dukungan moral agar kasus tersebut diungkap secepatnya.

“Ini upaya kita bersama dalam rangka mendesak pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut sampai tuntas. Apapun cerita, upaya main hakim sendiri adalah tindakan kriminal yang pelakunya harus dihukum,” ujar Azhari.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Aceh Timur, Muhammad Basri (37), yang bermukim di Jakarta, meninggal dunia setelah menjadi korban amuk massa di Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12,4 Ciater, Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu tengah malam (9/5/2020).[]