Talud Jalan di Padang Bak Jok Abdya Dirusak OTK, Muslizar Kesal Telat Dilaporkan

Kondisi talud yang rusak di Gampong Padang Bak Jok, Tangan-Tangan Abdya.

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Talud jalan sepanjang 80 meter di pesisir pantai Gampong Padang Bak Jok, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dirusak oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (3/5/2020) lalu.

Talud tersebut baru saja siap dibangun dengan menggunakan dana desa Silpa 2019 yang tertuang dalam APBG 2020 dengan jumlah Rp195 juta lebih.

“Sesuai dengan laporan yang saya terima, kejadiannya sudah sepekan lalu dan kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk diusut pelaku dan motifnya,” ungkap Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, Senin (11/5/2020).

Jasmadi mengaku telah turun ke lokasi untuk meninjau langsung bangunan talud jalan yang telah dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

“Saya sudah turun ke lokasi, saya lihat ada sekitar 80 meter talud jalan yang baru selesai dibangun dengan mengunakan dana desa silpa 2019 sudah hancur dan patah-patah akibat dirusak OTK,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, talud yang berada di sebelah kiri kanan badan jalan menuju pesisir pantai gampong itu hancur berantakan dan patah-patah, dugaan akibat terkena hantaman benda keras.

“Diperkirakan perusakan itu dilakukan Minggu, 3 Mei 2020 lalu. Jadi, selama ini tidak saya sampaikan dulu dengan harapan cepat adanya solusi dan geuchik harus terbuka dalam menyampaikan informasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT sangat menyesalkan sikap yang kurang terbuka dan lambannya menyampaikan informasi terkait adanya pengrusakan bangunan milik pemerintah Gampong Padang Bak Jok tersebut.

“Kesal saya, sebab, kejadiannya sudah lama, tapi baru kemarin dilaporkan kepada saya, ada apa gerangan dengan proyek itu. Padahal merusak bangunan gampong sama saja menambah kerugian negara,” katanya.

Muslizar berharap pihak penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Ini tidak boleh dibiarkan, saya minta aparat penegak hukum mengusut dan menindak tegas pelakunya supaya ke depan tidak ada lagi yang berani berbuat jahat merusak fasilitas pemerintah di gampong tersebut,” pungkas Muslizar.[]

Editor : Ihan Nurdin