Jenazah Muhammad Basri Tiba di Aceh, Disambut Isak Tangis Keluarga

Keluarga almarhum Muhammad Basri @ist

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Jenazah Muhammad Basri (38), korban meninggal dunia akibat amuk massa di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, tiba di rumah duka di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara sekitar pukul 00.49 WIB, Senin (11/5/2020).

Ketibaan jenazah disambut isak tangis olah sanak keluaga. Mereka tidak menyangka almarhum bisa menjadi korban pengeroyokan massa.

Setelah tiga malam dua hari melakukan perjalanan darat dari Pulau Jawa, rombongan pengantar jenazah dari Persatuan Aceh Serantau (PAS) di Jakarta tiba di Aceh Utara.

“Setiba di perbatasan Sumatera dan Aceh, jenazah korban disambut oleh pengurus PAS yang ada di Aceh sebanyak 20 unit mobil. Kemudian dilakukan pengawalan hingga menuju rumah duka,” kata Wakil Ketua PAS Jakarta, Ikhsan Sawang, kepada aceHTrend, Senin (11/5/2020).

Ikhsan mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus pengeroyokan ini hingga tuntas dan pihaknya juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap semua pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan Muhammad Basri.

“Kami relawan Persatuan Aceh Serantau yang ada di Jakarta akan terus mengawal tuntas kasus ini dan meminta kepada pihak kepolisian menjerat pelaku dengan hukum seberat-beratnya sesuai UU yang berlaku,” pintanya.

Sementara itu, ibu Muhammad Basri, Nuraini (60), mengatakan, tak menyangka peristiwa itu terjadi pada anaknya. Padahal, selama ini anaknya itu dikenal penurut dan baik.

Nuraini menambahkan, dirinya mendapatkan kabar tentang meninggal anaknya, melalui adiknya yang bernama Saiful, juga bekerja di salah satu perusahaan kargo di kawasan Tangerang.

“Sebelum dikebumikan, maka saya minta agar jenazahnya dibawa masuk agar saya lihat untuk yang terakhir, karena saya sudah lama tidak jumpa dengannya. Dirinya tidak pernah membuat masalah sama sekali,” tutur Nuraini.[]

Editor : Ihan Nurdin