Wali Nanggroe: Jangan Sia-siakan Sepuluh Terakhir Ramadhan

Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haytar. Foto: Humas LWN.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar bersama perangkat Lembaga Wali Nanggore yang terdiri atas Majelis Fatwa, Majelis Tuha 4, Majelis Tuha 8, dan Keurukon Katibul Wali mengajak masyarakat Aceh untuk tidak menyia-nyiakan fase sepuluh hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak amalan baik ibadah maupun amalan lainnya.

“Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad saw: Apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya,” kata Wali Nanggroe menyebutkan Hadist Riwayat Bukhari Nomor 2024 dan Muslim Nomor 1174.

Wali Nanggroe Aceh melalui Humas KKW menambahkan, sebagaimana anjuran tersebut, sepuluh hari terakhir Ramadan dapat diisi dengan memperbanyak membaca Alquran, mendirikan salat malam, berdoa, dan bersedekah.

“Barang siapa salat di malam Lailatulqadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” kata Wali Nanggroe menyebutkan hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

“Semoga kita semua mendapatkan malam Lailatulqadar pada Ramadan kali ini. Aaminn ya rabbal ‘alamin..,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin