28 Narapidana Lapas Lhoksukon Dapat Asimilasi Idulfitri

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Menjelang hari raya Idulfitri 1441 Hijriah, sebanyak 28 narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Lhoksukon hari ini, Jumat (22/5/2020), kembali dibebaskan setelah mendapat SK asimilasi. Para narapidana yang mendapat asimilasi atau dirumahkan itu telah menjalankan setengah dari masa pidananya dan 2/3 jatuh pada 31 Desember 2020.

Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi mengatakan asimilasi rumah ini berdasarakn KEPMENKUMHAM Nomor 10 Tahun 2020 dan SE Ditjen PAS Nomor PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integrasi adalah upaya pencegahan dan penyelamatan aarapidana dan anak yang berada di Lapas Lhoksukon dari penyebaran Covid-19,” katanya.


Dia menjelaskan pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi ini dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas II Lhokseumawe yang dilakukan secara daring.

“Sebelumnya jumlah narapidana di sini sebanyak 356 orang, setelah dikeluarkan karena mendapat asimilasi 28 orang, maka napi di Lapas kelas II B Lhokukon kini sisanya 328 orang,” katanya.

Dia menyebutkan narapidana yang mendapat asimilasi dari segi hukuman agak bervariasi yang paling tinggi dengan hukuman 2 tahun 10 bulan.

“Allhamdulillah dengan ada program asimilasi ini tentunya dapat mengantisipasi over kapasitas di Lapas Kelas II B Lhoksukon, setelah adanya asimilasi ini, jumlah napi dari 356 orang kini berkurang 28 orang,” ujar Yusnaidi.[]

Editor : Ihan Nurdin