Kualo Anak Lawik Jadi Objek Wisata Alternatif di Aceh Singkil

ACEHTREND.COM, Singkil — Ditutupnya sejumlah objek wisata di Aceh Singkil, termasuk Pantai Cemara Indah (PCI) Gosong Telaga dan Pantai Pulo Sarok karena merebaknya Covid-19, ternyata tidak menyurutkan minat warga Aceh Singkil untuk tetap piknik di Idulfitri 1441 H ini.

Mereka kreatif mencari dan memfungsikan objek wisata alternatif yang masih alami, yakni Pantai Kualo Anak Lawik, Gosong Telaga, Singkil Utara, Aceh Singkil.

Pantauan aceHTrend, hari kedua Idulfitri, Senin (25/5/2020) lokasi objek wisata yang berada di bibir pantai menghadap Samudra Hindia itu pengunjungnya terlihat ramai.

Sejak pagi warga datang secara berkelompok menaiki boat atau robin menempuh perairan Danau Anak Laut sembari membawa rantang yang berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya. Termasuk minuman dan kue-kue lain.

Sesampai di daratan pantai arah Barat Kualo Anak Lawik, warga tadi membentang tikar di bawa pokok cemara laut dan pohon lain nan rindang.

Di lokasi itulah mereka berekreasi memanjakan badan, bergolek-golek menikmati indahnya panorama alam pantai yang masih perawan dan eksotis.

Sementara itu, ada pula pengunjung terutama anak-anak yang mandi-mandi di alunan ombak yang berkejar-kejaran di bibir pantai.

Menurut keterangan salah seorang pengunjung, Abdiyus kepada aceHTrend, selama ini mereka sudah bosan di rumah saja. Begitu ada momentum hari raya, mereka manfaatkan untuk rekreasi bersama keluarga.

Kebetulan objek wisata resmi di Aceh Singkil tutup karena adanya virus corona, mereka mencari objek wisata lain. Ternyata pilihan yang tepat Kualo Anak Lawik Gosong Telaga.

“Di objek wisata yang lazim digunakan warga sebagai tempat memancing ikan ini, kami berwisata. Di samping ada pantainya juga banyak tumbuh pohon cemara lebat,” papar Abdiyus.

Panorama alamnya pun, tak kalah bagus dari Pantai Cemara Indah Gosong Telaga dan Pantai Cemara Pulo Sarok, Singkil.

“Memang Pantai Kualo Anak Lawik ini jauh dari jalan besar, menempuhnya pun kita mesti naik boat dan perahu atau robin. Tetapi pantai itu sangat adem, jauh dari kebisingan. Panorama alamnya sangat alami,” ujar Abdiyus.[]

Editor : Ihan Nurdin