Ketahui Hal ini untuk Mencegah Asam Urat di Usia Muda

Ilustrasi

Asam urat sering diidentikkan dengan penyakit di usia tua. Namun, siapa sangka sekarang penyakit ini bisa juga dialami saat usia muda sehingga menghambat aktivitas kerja.

Pada dasarnya di dalam tubuh memiliki asam urat, normalnya kadar asam urat di dalam darah 7,0 – 7,2 mg/dl untuk laki-laki dan 5,7 – 6,7 pada perempuan. Bila kadar asam urat melebihi batas normal, maka akan menimbulkan gejala nyeri tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian.

Meskipun semua sendi tubuh berpotensi mengalami asam urat, tapi yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Dengan adanya gejala seperti ini, kebanyakan masyarakat awam salah kaprah yang menyamakan asam urat dengan rematik. Padahal rematik merupakan istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit persendian atau otot yang mengalami peradangan. Sedangkan penyakit asam urat hanya salah satu penyebab nyeri persendian.

Untuk mengetahui persisnya kadar asam urat di dalam tubuh hendaklah melakukan pemeriksaan atau tes kadar asam urat di dalam darah. Sehingga bisa mengetahui lebih jelas penyebab dari nyeri yang dirasakan.

Asam urat di usia muda kerap terjadi karena masalah pola hidup tidak sehat yang sering dijalani. Nah, bagaimana cara mencegah asam urat ini datang saat usia produktif? Para kaum muda perlu mengetahui hal berikut ini.

Hindari makanan pemicu asam urat

Makanan merupakan faktor utama pemicu naiknya kadar asam urat di dalam darah. Untuk itu, kamu harus mengetahui jenis makanan yang dapat menaikan asam urat seperti, makanan laut berupa kerang, ikan teri, sarden, tuna, udang, lobster, dan kepiting.

Kemudian hindari juga memakan daging merah dan jeroan, seperti hati sapi, otak sapi, usus ayam, dan jenis jeroan lainnya. Semua jenis makanan itu mengandung kadar purin yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.

Hindari minuman pemicu asam urat

Minuman yang menjadi pemicu asam urat ialah minuman yang mengandung rasa manis. Minuman jenis ini mempunyai kandungan fruktosa yang dapat merangsang produksi asam urat dalam tubuh.

Selain itu, para pengidap asam urat juga harus menghindari minuman berakohol sejenis bir dan wine. Termasuk juga minuman yang terbuat dari produk olahan susu dengan kandungan tinggi lemak, seperti susu, es krim, dan keju.

Rutin olahraga 

Berolahraga secara rutin dapat mencegah asam urat. Olahraga bisa dilakukan dengan intensitas ringan guna mencegah kekakuan otot dan sendi yang semakin parah.

Jika kamu tidak melakukan olahraga sama sekali, gejala nyeri sendi justru akan bertambah hebat dan rasa kaku pada sendi akan semakin berat. Untuk meminimalisir rasa nyeri yang dirasakan dan mencegahnya kambuh, maka ada baiknya berolahraga.

Berolahraga dilakukan guna menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi. Olahraga secara rutin juga mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh, kekuatan otot, melancarkan sirkulasi darah, serta mempercepat penyembuhan penyakit.

Waspadai bila mempunyai riwayat penyakit asam urat

Bagi kamu yang memiliki riwayat terhadap penyakit ini, kamu perlu lebih waspada dalam menjaga kesehatan tubuh. Terapkan pola makanan serta gaya hidup sehat untuk mencegah menumpuknya asam urat dalam tubuh.

Normalnya, asam urat dalam darah akan dikeluarkan oleh ginjal melalui urine. Hanya saja pengidap asam urat, ginjalnya tidak dapat bekerja dengan normal sehingga akan menyebabkan penumpukan asam urat dalam darah. Oleh karena itu, bagi yang mempunyai riwayat penyakit ini harus sadar terhadap kondisi tubuhnya.

Nah, begitulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah asam urat datang di usia muda. Sebab, di usia produktif ini bila gangguan nyeri sendi datang melanda akan mengakibatkan terganggunya aktivitas kerja. Semoga kita semua tetap sehat dan bebas dari nyeri sendi.[]

Editor : Ihan Nurdin