Petani Abdya Minta Janji Pembangunan Sayap Kanan Irigasi Krueng Susoh Direalisasikan

Irigasi Krueng Susoh, Abdya. @aceHTrend/Masrian Mizani.

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meminta pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I agar merealisasikan pembangunan saluran sayap kanan irigasi Krueng Susoh di Abdya.

Pada tahun 2018 lalu, Balai Wilayah Sungai Sumatera I berjanji membangun jaringan irigasi sayap kanan untuk lahan sawah seluas 4.500 hektare, tetapi sampai sekarang belum juga direalisasikan.

“Dulu pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I berjanji membangun jaringan irigasi sayap kanan untuk keperluan lahan sawah petani, tapi sampai sekarang belum diralisasikan. Maka kami meminta agar janji tersebut direalisasikan,” ungkap salah seorang petani di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, Ibrahim, Kamis (4/6/2020).

Menurut Ibrahim, janji itu disampaikan dalam pertemuan konsultasi dengan masyarakat petani di aula masjid Pemkab Abdya di Gampong Keude Paya pada 2018 lalu.  

Dalam acara tersebut katanya, mereka berjanji akan memprioritaskan pembangunan saluran sayap kanan irigasi Krueng Susoh untuk mengairi areal sawah petani dari Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, hingga ke Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee.

“Petani sangat mengharapkan pembangunan jaringan irigasi tersebut agar tidak mengalami kesulitan air saat musim tanam. Tapi gara-gara belum tersedianya jaringan irigasi ini petani selalu terlambat proses tanam. Setiap tahun kami terpaksa harus menunggu musim turun hujan. Karena rata-rata lahan sawah kami masih sistem tadah hujan,” papar Ibrahim.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Much Taviv, kepada awak media membenarkan bila pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I pernah menjanjikan pembangunan jaringan irigasi sayap kanan pada petani dua tahun lalu.

“Perencanaan sudah, data-data untuk pembebasan lahan dan tanaman juga telah lama kami kirim ke Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Tapi sampai sekarang belum direalisasikan. Ramai petani yang mengeluh pada kita,” jelasnya.

Seperti diketahui, irigasi Krueng Susoh yang terletak di Gampong Babah Lhung, Kemukiman Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie memiliki debit air yang sangat besar, yakni mencapai 3.112.80 liter per detik dan mampu mengairi lahan sawah seluas 5.900 hektare untuk tujuh kecamatan di Kabupaten Abdya.

Karena belum memiliki saluran sayap kanan, irigasi yang dibangun pemerintah pada tahun 1992 dengan dana APBN itu hanya dimanfaatkan oleh sebagian petani untuk mengairi lahan sawah seluas 2.178 hektare di Kecamatan Susoh, Setia, dan Kecamatan Blangpidie.

Sedangkan lahan sawah di kawasan Kecamatan Jeumpa dan Kuala Batee yang memiliki luas lahan sawah 4.500 hektare masih menggunakan sistem tadah hujan, karena jaringan sayap kanan irigasi Krueng Susoh belum tersedia untuk kawasan tersebut.[]

Editor : Ihan Nurdin