Dampak Sinar Biru dari Gadget Bagi Mata

Ilustrasi

Sinar biru adalah salah satu penyusun sinar matahari, dari sinar merah hingga sinar ungu. Namun, sinar biru memiliki gelombang yang lebih pendek tetapi energinya lebih besar. Oleh karena itu, sinar biru ini juga terdapat dalam lampu light-emitting diode (LED), lampu compact fluorescent lamp (CFL), televisi, dan gadget.

Sinar biru yang berasal dari matahari sebenarnya memiliki manfaat untuk meningkatkan perhatian dan penglihatan di siang hari. Namun, sinar biru yang berasal dari gadget berdampak negatif bagi seseorang, terutama bagi kesehatan mata. Walaupun kadar energi yang dipancarkan tak sebesar sinar biru dari matahari, sinar biru gadget berdampak buruk jika terus-terusan berhadapan dengan mata.

Berikut dampak negatif sinar biru dari gadget bagi mata yang dirangkum aceHTrend.

Kelelahan pada Mata

Bila Anda terlalu lama berhadapan dengan layar gadget, mata akan menurunkan jumlah kedipannya karena fokus terhadap gadget. Akibatnya mata akan cepat lelah dan otot di sekitar mata menjadi tegang. Ketegangan mata ini disebut computer vision syndrome (CVS). Gejala CVS biasanya muncul setelah bermain gadget selama 20 jam yang ditandai dengan mata kering, berair, penglihatan kabur atau ganda, sulit membuka mata, sakit kepala, nyeri pada leher dan bahu serta punggung.

Kesulitan Tidur

Berdasarkan studi dari Universitas Monash, Australia menyebutkan bahwa sinar biru dari gadget bisa mengganggu siklus tidur seseorang. Alasannya karena paparan sinar biru gadget menurunkan kadar hormon melatonin dalam tubuh hingga 23 persen. Melatonin adalah zat alami tubuh yang membantu seseorang tidur sehingga penurunan kadar hormon ini bisa menyebabkan sulit tidur hingga insomnia.

Kerusakan pada Retina dan Kornea Mata

Mata manusia tidak memiliki pelindung saat terpapar sinar biru, baik itu yang berasal dari sinar matahari atau pun peralatan elektronik seperti gadget. Bila terpapar sinar biru ini dalam jangka waktu yang lama bisa berefek bagi retina dan kornea mata. Paparan sinar biru yang berlebih memungkinkan seseorang mengalami degenerasi makula, glaukuma, penyakit retina degeneratif yang berakibat pada kebutaan.

Selain itu, terpapar sinar biru secara terus-menerus juga bisa membuat kornea dan lensa mata tidak berdaya dalam memblokir atau memantulkannya. Jadi, perlu waspada tehadap sinar biru dari gadget yang sering kita gunakan setiap hari. Oleh karena itu, perlu melindungi mata dari sinar biru sebisa mungkin saat menggunakan gadget. Terutama jangan menggunakan gadget dalam ruangan gelap. Selain itu, kamu bisa menurunkan tingkat pencahayaan yang tersedia di gadget atau bisa juga menyalakan mode malam hari yang tersedia.

Cara lainnya juga bisa menerapkan metode 20-20-20 saat bermain gadget, yaitu istirahatkan mata setelah 20 menit bermain gadget. Lalu arahkan pandangan mata pada objek lain yang jauh, sekitar 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik. Itulah dampak sinar biru dari gadget bagi kesehatan mata. Jangan sampai karena ingin selalu update, mata menjadi korbannya. Gunakanlah gadget sesui porsinya dan jagalah kesehatan mata.[]

Editor : Ihan Nurdin