Tak Kunjung Dapat Rumah, Pencari Sedekah Rusak Mobil Kepala Bappeda Aceh

Mobil Kepala Bappeda Aceh Helvizar Ibrahim, yang dirusak oleh Khamiddin, seorang pencari derma. [Ist]

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Kepala Bappeda Aceh Helvizar Ibrahim, Senin (29/6/2020) ketiban sial. Mobil dinasnya yang diparkir di halaman kantor1 “dapur Aceh” mengalami kerusakan oleh tangan jahil seorang lelaki temperamen yang sehari-hari berkeliling kota mencari sedekah. Kaca mobil Helvizar dipukul dengan palu oleh Khamiddin (55) warga Gampong Teubang Phui Mesjid, Montasik, Aceh Besar. Tak tanggung-tanggung, Khamiddin memukul kaca mobil itu di sembilan titik.

Informasi yang dihimpun aceHTrend, lelaki berkulit gelap dan kerap tidak bersahabat itu, datang ke Kantor Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Aceh sebelum siang. Di sana dia menemui salah satu ASN yang selama ini kerap melayani lelaki tersebut atas alasan kemanusiaan.

Sekitar satu jam lebih di sana, Khamiddin tidak menunjukkan gelagat akan beranjak. Dia pun banyak sekali bicara. Intinya, lelaki yang masih melajang itu minta dibangun sebuah rumah dengan dana pemerintah. Permintaan yang terus diulang tiap kali bertandang.

“Kehadirannya sudah cukup sering. Inti permintaannya tetap itu, meminta Pemerintah Aceh membangun rumah untuknya. Dia mengaku tidak memiliki tempat berteduh. Tapi, setelah kami coba sesuaikan dengan aturan, dia tidak masuk kategori. Dia sendiri, masih lajang,” ujar seorang ASN di Bappeda Aceh.

Karena tidak kunjung selesai bicara, seorang ASN lainnya melapor ke satpam. Oleh petugas keamanan internal, Khamiddin diminta keluar. Lelaki itu menolak dan mengajak satpam untuk beradu kekuatan. Setelah dibujuk oleh ASN yang selama ini kerap melayaninya, Khamiddin bersedia ke kantin untuk makan siang.

Ternyata Khamiddin salah sangka. Dia mengira yang menghubungi satpam adalah ASN yang selama ini menyediakan waktu mendengar dia bicara serta memberikan ongkos untuknya.

Kala sang ASN pamit setelah mereka makan siang, Khamiddin memasukkan tangannya ke dalam tas selempang yang ternyata dia hendak mengambil palu. Merasa ada yang tidak beres, sang ASN menjaga jarak. Dia mundur beberapa langkah.

Dugaannya benar, sembari marah Khamiddin mengeluarkan palu dan memaki si ASN. Dia menuduh “temannya” itu sebagai pihak yang menghubungi satpam. “Sepertinya dia bermaksud memukul muka saya dengan palu tersebut. Alhamdulillah, saya menyadari bahaya itu dan menghindar,” ujarnya.

Gagal menimpuk wajah ASN tersebut, berselang beberapa waktu kemudian, Khamiddin memecahkan kaca mobil Helvizar. Lelaki tua itupun diringkus petugas keamanan. Kemudian dia dibawa ke Mapolresta Banda Aceh untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun aceHTrend, Khamiddin bukan kali ini saja membuat masalah. Beberapa waktu lalu dia juga mengamuk di salah satu kantor pemerintah dan menghancurkan komputer. Saat itu dia dimaafkan karena alasan kemanusiaan. Beberapa pihak juga mengaku telah membantu lelaki tersebut. Hanya saja, karena yang dimintanya adalah rumah, maka semua jenis bantuan lainnya dianggap sebagai penghibur saja oleh lelaki kelahiran 1965 itu. []