Bupati Bireuen Takziah ke Kampung Almarhum Muhammad Zaki

Muzakkar A. Gani, menyampaikan duka pada ibu Muhammad Zaki, guru kontrak di Papua, putra Bireuen. Yang meninggal di sana.[Foto: Faisal Ali/Kabar Bireuen]

ACEHTREND.COM,Bireuen- Gelayut duka terpancar jelas di mata Bupati Bireuen, Dr.H.Muzakkar A.Gani, SH,MSi., ketika takziah ke kampung halaman almarhum Muhammad Zaki Zakaria di Desa Cot Kruet, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Selasa (30/6/2020). Zaki, alumnus Universitas Almuslim, meninggal dunia di Nabire, Papua, setelah kalah melawan penyakit infeksi saluran pernafasan.

Kepada Dahniar yang merupakan ibu kandung almarhum, Muzakkar memberikan santunan. Politisi Partai Demokrat itu, beserta rombongan ikut membacakan tahlil untuk mengenang lajang kelahiran 1984, yang mengajar di sebuah SD di Intan Jaya sebagai guru kontrak daerah. Sebelumnya Zaki juga berstatus Guru Penggerak Daerah Terpencil, Kabupaten Intan Jaya, Papua, tahun 2016-2018.

Dalam sambutan setelah doa bersama, H.Muzakkar mengatakan, selama hidupnya Muhammad Zaki melakukan pengabdian tanpa batas. Apa yang dilakukan di sana, merupakan bentuk kecintaannya kepada dunia pendidikan.

“Apa yang dilakukan almarhum merupakan bentuk pengabdian tanpa batas. Semoga Allah menerima segala amal ibadahnya,” sebut Muzakkar.

Muzakkar berpesan kepada Dahniar agar bersabar. Zaki telah mendapat pujian dari seluruh Indonesia atas perjuangan dan senantiasa mendapat rahmat dan ditempatkan di syurga.

Zaki meninggal dunia pada Senin (29/6/2020) di Nabire, Papua karena menderita penyakit infeksi saluran pernafasan. Dia ke Papua setelah lulus seleksi Guru Penggerak Daerah Terpencil yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada. Setelah program itu selesai Zaki melanjutkan kontrak kerja sebagai guru yang dibiayai oleh pemerintah setempat, karena almarhum salah satu guru yang berprestasi. [*]