PIM Dapat Pasokan Gas dari Pertagas Niaga Masa Kontrak 13 Tahun

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) mendapatkan suplai gas dari Pertagas Niaga yang bersumber dari Blok A Medco selama 13 tahun terhitung sejak 1 Juni 2020.

“Dengan kontrak gas yang baru ini, PIM dipastikan akan beroperasi normal untuk produksi satu pabrik selama 13 tahun ke depan,” kata kata Direktur Utama PIM Husni Achmad Zaki dalam konferensi pers yang diadakan di Ruang Rapat Direksi PIM, Kamis (2/7/2020).

Husni menyebutkan, harga jual berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 89K/10/men/2020 sebesar USD 6,61 per million metric british thermal unit (MMBTU) di plant gate dengan jumlah volume sebesar 54 billion british thernal unit per day (BBTUD).

Selain itu, pada tahun ini, PT PIM telah merencanakan produksi pupuk urea sebanyak 300.000 ton dengan realisasi hingga bulan Juni 2020 sebesar 217.814 ton atau 74,08 persen. Sedangkan produksi amonia sebanyak 180.000 ton dengan realisasi sampai bulan Juni 2020 sebanyak 133.347 ton atau 72,60 persen.

Husni menyebutkan, khusus wilayah Aceh, sesuai SK Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tahun 2019 Nomor 820/9329/VI.I, alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 56.807 ton dengan rincian: Banda Aceh 22 ton, Aceh Besar 2.640 ton, Pidie 6.104 ton, Pidie Jaya 2.899 ton, Bireuen 5.112 ton, Lhokseumawe 58 ton, Aceh Utara 7.478 ton, dan Aceh Timur 5.723 ton.

Selanjutnya, Langsa 450 ton, Aceh Tamiang 1.755 ton, Aceh Jaya 1.297 ton, Aceh Barat 2.060 ton, Nagan Raya 2.520 ton, Simeulue 457 ton, Aceh Barat Daya 2.441 ton, Aceh Selatan 2.212 ton, Aceh Singkil 1. 449 ton, Subulussalam 1.640 ton, Bener Meriah 2.594 ton, Aceh Tengah 1.716 ton, Gayo Lues 1.907 ton, dan Aceh Tenggara 4.273 ton.

“Realisasi penyaluran urea subsidi khusus wilayah Acen sampai Juni 2020 sebesar 38.615 ton atau 67,98 persen,” katanya.

Husni juga menyebutkan PT PIM terus berkomitmen untuk menjadi perusahaan pupuk dan petrokimia yang kompetitif sesuai dengan visi yang telah dirancang. Dimulai dengan pembangunan pabrik NPK yang menjadi salah satu produk diversifikasi PIM dengan progres fisik sampai Juni 2020 sebesar 34,37 persen dan direncanakan selesai pada Desember 2021.

“Kita menyadari petingnya peran media sebagai mitra strategis perusahaan, sebab itu sangat diharapkan dukungan dari awak media terhadap setiap kegiatan PIM dan rencana-rencana pengembangan yang akan dilakukan sehingga perusahaan dapat memberi manfaat dan dampak positif yang lebih besar bagi seluruh stakeholder,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin