Kapan Anda Butuh Konsultasi dengan Psikolog?

Ilustrasi @shutterstock

Masalah yang datang bertubi-tubi kadang membuat seseorang kewalahan menghadapinya. Bahkan ada yang terguncang jiwanya dan berefek pada trauma berkepanjangan.

Sebagian orang memilih untuk diam dan cenderung menutup-nutupi masalah yang dialaminya. Padahal bila beban psikologis ini dipendam dan terus dibiarkan, ia ibarat gunung es yang tampak sedikit di permukaan, tapi memiliki akar yang dalam di dasar lautan. Begitu pula dengan beban psikologis yang terus dipendam akan berefek buruk dan berpotensi pada gangguan kejiwaan.

Sebelum mengalami masalah kejiwaan yang berakibat pada gangguan jiwa, ada baiknya bila seseorang yang mempunyai masalah yang membuatnya kewalahan dan terpuruk, segera meminta pertolongan psikolog.

Tanda-tanda yang perlu Anda ketahui agar segera mendapatkan pertolongan psikolog, antara lain sebagai berikut.

1. Saat Anda merasa tidak berdaya dan sedih berkepanjangan. 
2. Masalah yang Anda hadapi tampaknya tidak membaik meskipun ada upaya dan bantuan dari keluarga dan teman-teman.
3. Anda merasa sulit berkonsentrasi pada pekerjaan atau aktivitas sehari-hari lainnya.
4. Anda merasa khawatir berlebih, terus-menerus gelisah, dan membayangkan hal-hal yang buruk terjadi.
5. Perilaku Anda mulai merugikan diri sendiri atau orang lain, seperti meminum alkohol secara berlebihan, menggunakan narkoba, atau menjadi agresif.

Bila salah satu tanda di atas terdapat pada diri Anda, maka perlu melakukan psikoterapi yang merupakan perawatan kolaboratif hubungan antara seseorang dengan psikolog. Dengan alasan tersebut, psikoterapi menyediakan lingkungan yang mendukung dan memungkinkan Anda untuk berbicara secara terbuka dengan seseorang yang objektif, netral, dan tidak menghakimi. Anda dan psikolog akan bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku yang tidak baik menjadi lebih baik sesuai apa yang diinginkan.

Psikoterapi dapat membantu menghilangkan atau mengendalikan gejala yang mengganggu, sehingga orang tersebut dapat berfungsi lebih baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan dan penyembuhannya. Masalah yang dapat dibantu oleh psikoterapi, antara lain kesulitan dalam mengatasi kehidupan sehari-hari, dampak trauma, kesedihan yang berlarut karena kehilangan seperti  kematian orang yang dicintai, serta gangguan mental tertentu seperti depresi atau kecemasan.

Dalam psikoterapi, psikolog menerapkan prosedur yang sudah divalidasi secara ilmiah untuk membantu seseorang mengembangkan kebiasaan yang lebih sehat dan lebih efektif. Ada beberapa pendekatan dalam psikoterapi, antara lain terapi kognitif perilaku, interpersonal, dan jenis terapi bicara lainnya yang membantu orang-orang mengatasi masalah mereka. Psikoterapi juga dapat dilakukan dalam kombinasi dengan obat-obatan atau terapi lain.[]

Editor : Ihan Nurdin