Unimal Hapus Yudisium dan Syarat Lulus TOEFL untuk Lulusan selama Covid-19

Rektor Unimal, Dr. Ir. Herman Fithra MT IPM ASEAN.Eng

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Universitas Malikussaleh (Unimal) resmi menghapus pelaksanaan yudisium bagi para lulusan semester genap 2019/2020. Selain itu juga meniadakan syarat Test of English as a Foreign Language (TOEFL) bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian tugas akhir.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Malikussaleh Nomor 862 Tahun 2020 tentang Penghapusan Yudisium dan Lulus TOEFL sebagai Syarat Ujian Tugas Akhir dan Pengurusan Ijazah Pada Masa Covid-19.

“Ini dilakukan untuk mempercepat mahasiswa agar bisa mengikuti ujian tugas akhir dan mengurus ijazah setelah dinyatakan lulus,” kata Rektor Unimal, Dr Herman Fithra Asean Eng, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, selama ini lulus TOEFL dijadikan syarat kepada setiap mahasiswa untuk bisa mengikuti ujian tugas akhir, sedangkan yudisium merupakan salah satu syarat di mana mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus bisa mengurus ijazah.

Kemudian, kebijakan penghapusan yudisium dan peniadaan syarat lulus TOEFL dikarenakan belum diketahuinya dengan pasti kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

“Pada masa pandemi ini, kita masih belum memungkinkan untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan dan mengundang orang banyak ke kampus, sehingga belum bisa untuk diselenggarakannya tes TOEFL dan yudisium,” terang Rektor Herman.

Tambahnya, keputusan tersebut berlaku untuk mahasiswa semester genap 2019/2020 dan dapat diperpanjang kembali pada semester berikutnya apabila dipandang perlu. Sehingga, dengan aturan ini, para lulusan bisa langsung mengurus ijazah setelah dinyatakan lulus tanpa harus menunggu waktu pelaksanaan yudisium.

“Jadi lulusan bisa lebih cepat untuk bisa mengurus dan mendapatkan ijazah yang akan digunakan untuk melamar pekerjaan dan keperluan lainnya,” kata Herman Fithra.[]

Editor : Ihan Nurdin