Anjangsana ke Muhaimin, AHY Akui Demokrat & PKB Miliki Kesamaan

Muhaimin Iskandar (dua dari kiri) dan AHY (tiga dari kiri) bertukar cinderamata, Rabu (8/7/2020). [Ist]

ACEHTREND.COM,Jakarta- Politisi muda Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Rabu (8/7/2020) beranjangsana ke DPP Partai Kebangkitan Bangsa. Kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, putra SBY tersebut akui kedua partai miliki banyak kesamaan.

Kunjungan AHY ke DPP PKB yang beralamat di Jalan Raden Saleh Raya,Jakarta Pusat, selain mempererat silaturahmi, sekaligus memperkenalkan pengurus DPP Partai Demokrat. Kehadiran Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute tersebut ikut didampingi Sekjen PD Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Kepala Bappilu Andi Arief, dan Kepala BPOKK Herman Khaeron.

Sementara Ketua Umum PKB didampingi antara lain Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Ketua Desk Pilkada PKB Faisol Reza, Wakil Bendahara Umum PKB Bambang Susanto, dan Ketua Fraksi DPR RI PKB Cucun Syamsu Rizal.

AHY mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada pengurus DPP Partai Demokrat untuk menyambung silaturahmi.

“Kami bersahabat cukup lama. Pertama kami bertemu dan cukup intensif komunikasinya ketika itu pada saat saya pertama kali masuk politik sebagai kandidat dalam pemilihan gubernur di Jakarta. Kendati saya tidak sukses ketika itu, tapi tentu saya terus menggeluti dunia politik,” kata AHY.

AHY menjelaskan walaupun Partai Demokrat hari ini bukanlah bagian dari pemerintahan nasional, namun memiliki semangat untuk bisa berkontribusi secara positif.

“Diminta ataupun tidak, kami ingin juga menghasilkan solusi termasuk membantu tenaga medis dan juga masyarakat Indonesia yang sangat terdampak oleh Covid-19. Kami berharap, persahabatan dan kebersamaan seperti ini juga terus langgeng tanpa melihat berada dimana kita saat ini, tetapi untuk tujuan yang baik, tujuan kemanusiaan, tentu kita harus bersatu padu,” jelasnya.

Isu yang juga dibahas oleh kedua belah pihak adalah penolakan terhadap RUU HIP yang beberapa saat lalu menjadi kontroversi di tengah-tengah masyarakat.

“Kita tidak ingin dalam situasi yang seharusnya kita bersatu dalam konsentrasi yang sama yaitu menangani krisis pandemi, kemudian ada gagasan-gagasan tertentu yang justru membelah kita, mundur ke belakang hanya karena isu-isu yang tidak dibutuhkan hari ini. Perbedaan-perbedaan di antara kita misalnya,” terang AHY.

Pada kesempatan itu, AHY juga mengatakan, ke depan kedua partai bisa semakin dekat. PD dan PKB memiliki banyak kesamaan, keselarasan dalam melihat Indonesia secara utuh, bagaimana melihat politik yang berkeadaban dan menyatukan antar komponen bangsa.

Muhaimin Iskandar mengucapkan terima kasih kepada AHY beserta seluruh jajaran Pengurus Partai Demokrat yang bersilaturahmi ke kantor PKB. “Kami sangat senang dan bangga atas kunjungan ini. Partai Demokrat dan PKB adalah dua partai yang sudah sangat lama bekerjasama, sepuluh tahun di zaman Bapak Presiden SBY, dan di parlemen,” ujar Cak Imin.

Menurut Muhaimin, kunjungan AHY menjadi bagian dari momentum bersilaturahmi, merajut kebersamaan agar ke depan bisa membuat lebih produktif. Terutama menghadapi tantangan musibah pandemi Covid, tantangan-tantangan menghadapi ekonomi nasional yang semakin berat menghadapi ancaman krisis.

“Kami bersepakat untuk kerja sama lebih dalam lagi pada pilkada. Dan tentu di parlemen kita berharap akan terus lebih produktif lagi mengabdi dan menghasilkan produk-produk DPR yang dibutuhkan masyarakat. Semoga kebersamaan PD dan PKB selalu terjaga dengan baik,” ujar Muhaimin Iskandar.

Di akhir pertemuan, Ketum AHY dan Ketum Muhaimin Iskandar saling bertukar cinderamata.[]