Empat Desa di Johan Pahlawan Terendam Banjir Rob

Kepala Sekolah SMA Bina Generasi Bangsa Meulaboh Abdul Muthalib sedang mengamankan dokumen sekolah dari banjir, Sabtu (11-7-2020) @aceHTrend/Sudirman Z

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Sebanyak empat desa di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, kembali dilanda banjir yang berasal dari gelombang pasang purnama atau banjir rob.

Akibatnya puluhan warga terpaksa diungsikan dan barang-barang mereka harus diamankan. Empat desa yang dilanda banjir tersebut, yaitu Desa Pasir, Kampong Belakang, Suak Indrapuri, dan Desa Ujong Kalak.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Plt Kepala Desa Pasir, Indra Gunawan, Sabtu siang (11/7/2020), jumlah warga yang sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman sebanyak 19 kepala keluarga. Kemungkinan masih terus bertambah.

“Banjir terjadi mulai tengah malam tadi. Hingga pukul 04.00 pagi tadi air memanag sudah masuk ke rumah-rumah warga. Imbasnya hampir semua warga kami. Kalau yang mengungsi hingga sekarang ada 19 KK,” sebut Indra Gunawan.

Disebutkan Gunawan, hingga siang ini air belum kunjung surut, sehingga pihak desa berinisiatif membuka dapur umum di pinggir jalan, karena diperkirakan banyak warga tidak bisa lagi tinggal di rumahnya, apalagi untuk memasak.

Selain rumah warga, banjir juga berdampak terhadap bangunan sekolah. Seperti yang terjadi di SMA Bina Generasi Bangsa Meulaboh di Suak Indrapuri. Petugas dan beberapa dewan guru terpaksa harus mengamankan berbagai peralatan sekolah, dokumen penting, dan ATK. 

Gunawan berharap kepada pihak terkait segera menurunkan batuan tanggap darurat terhadap musibah yang dialami warga setempat.

Bentuk bantuan yang diharapkan selain sembako, juga berupa pengamanan sementara minimal karung goni untuk diisi pasir sebagai penahan ombak. Sedangkan harapan jangka panjangnya, warga meminta pemerintah mempercepat pembangunan tanggul penahan ombak di wilayah itu.[]

Editor : Ihan Nurdin