Waspadai Terjadi Perceraian Akibat Covid-19

Ilustrasi keluarga harmonis

Dampak yang ditimbulkan karena pandemi Covid-19 terus meningkat. Tidak hanya dapat menyebabkan kematian dan kesakitan yang kian bertambah, tapi juga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Salah satu dampak lainnya yang timbul akibat adanya Covid-19 ialah meningkatnya angka perceraian. Lantas apa hubungannya pandemi covid-19 dengan perceraian?

Pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat harus tetap berada di rumah untuk menekan angka penyebaran virus corona. Akibatnya setiap hari seluruh anggota keluarga selalu bertatap muka dan melakukan berbagai aktivitas dari dalam rumah, seperti belajar dan bekerja.

Dilansir dari Los Angeles Time, Darby Saxbe, psikolog pada USC Center for Changing Family, mengatakan bahwa bagi pasangan yang memiliki komunikasi baik, kondisi ini dapat membangun pendekatan emosional. Namun, bagi pasangan yang sebelumnya sulit untuk berkomunikasi dengan baik, situasi seperti ini dapat menyebabkan angka perceraian meningkat. Sebab, komunikasi yang buruk menjadi salah satu penyebab terbesar pasangan suami istri mengalami perceraian.

Ia juga menyebutkan ada beberapa orang yang mengkondisikan keadaan rumahnya agar bisa melakukan kegiatan santai dan aktivitas yang menarik. Namun, tidak semua orang bisa melakukan hal itu. Justru banyak yang mengeluh merasa bosan dan stres karena terus-terusan berada di rumah dalam jangka waktu yang cukup panjang. Keadaan ini membuat pasangan sering bertengkar yang berisiko pada kehancuran rumah tangga, alias cerai.

Maka dari itu, perlu mewaspadai diri dengan menjaga hubungan baik dan kehangatan dalan rumah tangga selama pandemi Covid-19 ini. Betikut beberapa tip yang bisa dilakukan untuk menjaga hubungan tetap langgeng selama pandemi Covid-19.

Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Meluangkan waktu untuk diri sendiri menjadi salah satu kunci untuk membangun keutuhan hubungan suami istri. Sebab, dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri, seperti melakukan kegiatan yang menyenangkan dapat mengatur emosi dan menurunkan ketegangan dalam rumah tangga yang menjadi dampak akibat pandemi virus corona.

Saling Mendukung dengan Pasangan

Dukungan dari pasangan sangat diperlukan dalam situasi ini, agar masa-masa sulit selama Covid-19 bisa dilalui bersama-sama. Salah satu caranya dengan saling mengingatkan untuk selalu menjalankan gaya hidup bersih dan pola makan sehat agar sistem imun tubuh kamu dan pasangan meningkat.

Berkomunikasilah dengan Baik

Salah satu cara menjaga hubungan tetap baik dengan pasangan adalah menjalankan komunikasi yang baik. Tidak menutup kemungkinan, kebersamaan dengan pasangan dalam jangka waktu yang cukup lama selama masa pandemi ini membuat kamu merasa jenuh atau bosan.

Keadaan ini dapat memicu emosi akibat pembagian tugas rumah atau kebiasaan pasangan yang tidak dapat diterima dengan baik. Untuk mengatasi ini, sebaiknya utarakan hal yang membuat kamu tidak nyaman dengan baik agar pasangan mengerti. Hindari menggunakan kata-kata yang menyakitkan untuk menghindari konflik yang lebih buruk.

Lakukan Hal Menyenangkan Bersama 

Kamu bisa melakukan hal menyenangkan untuk mengusir stres atau rasa bosan karena selalu berada di rumah, seperti bernyanyi atau berolahraga bersama. Selain dapat menghibur diri dan menurunkan stres akibat pandemi Covid-19, berolahraga juga dapat menjaga data tahan tubuh agar kesehatan tetap optimal selama masa karantina.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan bersama pasangan agar hubungan tetap langgeng dan harmonis selama masa Covid-19. Tetaplah menjaga kebersihan lingkungan dan diri serta keutuhan rumah tangga, sebab percayalah bahwa cobaan ini segera berakhir.[]

Editor : Ihan Nurdin