Ruang Manfaat
ACEHTREND.COM, Lhokseumawe - Penyair asal Lhokseumawe Hamdani Mulya kembali menerbitkan karya berjudul Sajak Secangkir Air Mata. Buku yang diterbitkan Bukit Baris Kertoharjo ini berkisah tentang tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, harapan kasih sayang anak-anak Indonesia kepada pemimpin negara, puisi untuk guru dan ibunya, serta...
Dalam kemajuan era digital Bangsa ku Hilang arah Kiblat berpindah sesuai selera pipi-pipi anak negeri yang hitam, putih, atau kuning langsat, merona terbasahi air mata. Mata yang cipit, belok, sayu tak kecuali yang buta meraba arah angin. saling melotot seakan keluar dari rongga ingin saling memakan andai bisa. Bangsa ku tercecer Rambut-rambut yang lurus, berombak, ataupun keriting tersepuh sengat sang...
Oleh Irsadul Aklis*) Bahana rintihan berkumandang di seluruh penjuru Tangis dan pilu menyelimuti relung hati Batin tercekam mengenang sejarah mu Seolah dunia bagaikan mimpi belaka Sinar mentari menerangi jagat raya Burung berkicau di atas ranting Bumi terbungkam bagaikan bisu Mengenang peristiwa silam mu Wahai generasi penerus bangsa Saat jiwa terlelap oleh gemilang dosa Bumi seakan diam dan membisu Namun menyimpan amarah...
Duniaku Duniamu Sedang SakitApa kabar duniaku?Apakah kau masih sakit?Apakah kau lelah?Apa kau bosan? Hari ini masih sama seperti kemarinHari yang kita lalui iniPenuh dengan kesia-siaanHari yang berakhir penyesalan Mungkin mereka belum sadarUlah tangannya merusakmuYang harusnya terjagaAgar hidup lebih lama
Kepergianmu 26 Desember Oleh : Putri Meliza, Mahasiswi UIN Ar-Raniry Tak ada tempat untuk kami mengadu Tak ada sharing yang tepat bagi Orangtua dan adik-adikmu Kucurahkan isi hati dan rasa rindu itu Pada sebuah foto tentang dirimu Pada suatu pemakaman massal Dari saat dalam kandungan sudah bersama ibu Dari kecil kita sudah bersama Menikam segala rintangan yang ada...
gemuruh rindu belum reda, masing-masing kita bercengkrama di sudut labirin masalalu tanpa jeda. apa yang membuat waktu tercekat hingga rasaku masih terikat? katamu; kau tak usah mencariku, sebab aku yang akan menemukanmu. dibaris-baris malam yang merangkak menuju pagi, aku melafazkan namamu bersama ayat-ayat cinta. kekasih hati, jemput aku dipersimpangan pagi nanti dengan tarian...
Oleh Hamdani Mulya Saya tulis risalah ini sebagai sebuah apresiasi kepada penulis Mahdi Idris. Sebagai seorang penulis sekaligus guru, Mahdi Idris telah menoreh karya yang begitu apik sehingga melahirkan sebuah buku yang layak dibaca bertajuk Lagu di Persimpangan Jalan. Dengan lincah dan mengalir deras...
Setiap hati yang singgah Menghadirkan sebuah luka Menjadikan diri semakin tertutup Trauma yang mendalam mengejutkan hati Ku coba menyadarkan hati tentang ilahi Mengobati jiwa yang hampir mati Dan kini telah ku rasakan cahaya itu masuk menembus relung jiwaku Hadirnyapun terasa dekat Janji yang memang takan ingkar Tetesan demi tetesan mengalir deras di pipiku Di sepanjang malam yg penuh...
ACEHTREND.COM, Banda Aceh - Sejumlah pensyair dan seniman akan menggelar Hari Puisi Indonesia (HPI) Aceh pada Sabtu, 10 November 2018 di Warong Kande Banda Aceh dengan tema yang diusung yaitu "Satukan Jiwa Melalui Puisi". Acara ini akan diikuti oleh pensyair dan seniman Aceh dengan agenda acara baca puisi, pertunjukan...
Oleh: Irwandi Zakaria Rasanya baru kemarin Kami bisa berlari dipagi hari Menarik daun pinang menangkap udang Memasukkan tangan dalam bambu busuk mengambil anak ikan Melempar batu mengambil ikan terperangkap madrong Memasang bube mengapit anaknya Memasang plong mengeruk udang Rasanya baru kemarin Kami bernafas dalam air bersama kedalaman lhok Sambil mengembangkan kain sarung lalu membulatkannya Atau berlari...