Oleh Hj. Maria Karsia, MA Kita semua dihadapkan pada situasi sulit. Tak mungkin lagi bersembunyi di rumah. Untuk itu kegiatan perkonomian perlu didukung protokol kesehatan yang clear dan dipatuhi oleh segenap lapisan masyarakat. Salah satunya adalah kita butuh untuk mengatur beberapa hal. Di antaranya pengaturan strategi di pusat-pusat kegiatan...
Oleh Rahmad, S.Sos, MAP. Di alam demokrasi, sesuatu bisa saja terjadi kapan saja dan di mana saja. Termasuk dalam hal pasangan pemimpin daerah. Sejauh ini semakin banyak saja pasangan kepala daerah dan wakilnya, retak sebelum periode mereka selesai. Ragam persoalan menjadi penyebabnya. Dalam banyak kasus, keretakan diawali dari kewenangan yang...
Oleh Muhammad Meuraksa* TAK terasa cahaya Ramadan selangkah lagi akan meninggalkan keheningan semesta, bersiap melambaikan tangan untuk memberi sebuah salam perpisahan, dan harapan berjumpa kembali pada tahun yang akan datang. Refleksi momentum Ramadan membawa kita pada azas kemenangan rohani di hari fitri atas capaian...
Oleh Usman Lamreung Dalam beberapa hari ini, pemberitaan media menyorot kebijakan Pemerintah Aceh terkait pengelolaan Kawasan Indutri Aceh (KIA) di Ladong, Aceh Besar. Pengelolaan KIA Ladong dianggap lamban, tidak komunikatif dan lemah dalam perencanaan sehingga menyebabkan perusahaan PT Trans Continent--satu-satunya investor yang sudah masuk-- angkat koper. Keluarnya PT Trans Continent...
Oleh Boy Abdaz Seminggu terakhir saya rajin mengikuti paparan inspiratif di sebuah akun media sosial. Memompa semangat entrepreneur dan mencoba membuka wawasan bagi generasi dan sarjana usia muda untuk melihat prospek sumber daya alam lokal yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk membangkitkan kesejahteraan ekonomi. Murthalamuddin, seorang birokrat yang saat ini...
Oleh Ahmad Humam Hamid* Agak sedikit sukar mencari kata dalam bahasa Aceh ketika kita hendak mendiskusikan kelakuan pemimpin dunia sekelas Presiden Trump, Presiden Obrador dari Mexico, Presiden Bolsanero dari Brazil, dan pejabat publik kelas berat kita, Menteri Luhut. Dalam menangani wabah Covid-19 ini semua...
Ahmad Humam Hamid Secara etimologi kata meuparikah dalam basa Aceh berasal dari bahasa Arab mufarraqah yang berarti memisahkan diri,terutama digunakan dalam fikih salat. Dalam pengajian fikih salat sang ustaz menjelaskan ketika sembahyang dan imam dianggap sudah melanggar ketentuan yang ada, maka sang makmum memisahkan diri, keluar dan dia mufaraqah. Kata...
Oleh Zulfadhli Kawom Setiap keunoeng sa, dalam kalender musim Aceh, biasanya bulan Desember, kampung kami kebanjiran, biasanya banjir kiriman dari Krueng Sawang. Tapi kami doeloe-nya tidak menganggap bencana, tapi fenomena alam biasa, karena kami memang telah siaga;panen padi telah usai, kecuali salah keuneunoeng atau di luar prediksi, misal banjir di...
Oleh Muhajir Al-Fairusy Dalam petitih Minangkabau ada ungkapan dicancang pua, manggarik andilau, yang bermakna jika sekelompok orang membuat malu, maka seluruh kaum menanggung malu. A.A Navis dalam bukunya Alam Terkembang Jadi Guru, memberi penjelasan tersirat akan makna arif, bagaimana komunalisme masyarakat Minang dibangun dan dibina, di mana setiap...
Dr.Yopi Ilhamsyah BMKG Aceh Besar menyebutkan hujan pada 07-08 Mei menjadi yang tertinggi di Aceh selama 10 tahun terakhir, seperti diberitakan aceHTrend (https://www.acehtrend.com/2020/05/09/curah-hujan-pada-dasarian-i-mei-tertinggi-di-aceh-selama-10-tahun-terakhir/). Curah hujan (CH) yang turun tergolong ekstrem karena bernilai lebih dari 100 milimeter (mm). Di Kotamadya Banda Aceh, beberapa kecamatan seperti Ulee Kareng, Meuraxa, Jaya Baru, Lueng...