fbpx
Oleh Qusthalani, S.Pd, M.Pd*) Ulok-ulok merupakan suatu istilah dalam bahasa Aceh yang bermakna lebih dari tidak jelas. Kata ini sering disematkan kepada sesuatu yang tidak jelas, bentuk, rasa, maupun perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Tak jelas di sini, ada unsur kesengajaan di dalamnya. Seperti seseorang yang meyakini tuhannya Allah dan...
Oleh Muazzinah* Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) adalah wujud kinerja pemerintah dalam menunjukkan keberhasilan menjalankan program pembangunan yang telah direncanakan. Jika realisasi APBD tidak maksimal, maka akan terjadinya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). SiLPA yaitu selisih penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode...
*Oleh: Khairil Akbar Hukuman cambuk merupakan salah satu dari bentuk dan jenis sanksi dalam hukum pidana Islam. Hukuman cambuk bahkan sering disebut sebagai uqubat (sanksi) khas yang menjadi pembeda antara hukum pidana Islam dan hukum pidana konvensional. Hukuman ini hadir dalam dua kategori, yakni hudud dan takzir. Cambuk sebagai hudud...
Oleh Muhajir Juli*) Sudah berbulan-bulan lamanya Aceh tidak memiliki Sekda definitif. Dari tiga nama yang diusulkan yaitu Kamaruddin Andalah, M. Jafar dan Taqwallah, sampai kini belum mendapatkan lampu hijau dari Jakarta. Kemendagri seperti "menunda" untuk sementara penetapan Sekda Aceh definitif. Dari tiga nama yang diajukan, dua nama di antaranya adalah sosok...
Politik itu ilmu dan bebas dibicarakan, dianalisa dan dikemukakan. Bilapun dalam pembicaraan politik pendekatan terlalu subjektif, kedalaman analisa terlalu mengambang, tidaklah menjadi ilmu politik itu terlarang untuk dibicarakan. Politik dan seluruh ilmu yang terkait dengan politik akan menemukan rimanya ketika politisi turun tangan, dan bagi tokoh publik non politisi berhentilah...
Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud memantik api yang telah mulai padam oleh berlalunya waktu. Tapi hanya sekedar usaha menjaga kewarasan agar kepanikan dan kelatahan tempo lalu tidak lagi terulang. Sadar atau pun tidak, kita telah larut dalam kelatahan dan kepanikan yang sama sekali kurang penting. Kita ingin terlibat...
Oleh : Sadri Ondang Jaya Di kalangan masyarakat, perilaku hipokrit, opurtunis, menjilat atau dalam bahasa aktivis acap disebut “angkat telur”, semakin merajalela. Bahkan belakangan ini, terlihat tambah marak, menggila, dan fenomenal. Sehingga tak mengherankan, banyak muncul kalimat apoligia, ‘jika tak mau angkat telur, hidup akan terseok-seok. Takkan mendapat jabatan, keuntungan, dan...
Oleh: Baihaqi* Menurut Undang - Undang Tentang Penanggulangan Bencana Nomor 24 Tahun 2007, defenisi bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan,...
Aceh tempo doeloe, banyak melahirkan penulis hebat. Tulisan-tulisan mereka, bukan saja dibaca kalangan intelektual lokal di Nusantara. Tetapi juga, para ilmuan di mancanegara. Tingkatan ilmu pengetahuan yang mereka tulis pun terbilang level tinggi dan bermanfaat dalam kehidupan beragama, sosial kemasyarakatan, kenegaraan dan pemerintahan. Bahkan, pokok-pokok pikiran penulis Aceh yang dituangkan...
Oleh : Dr. Amri, SE.,M.Si* TUJUAN adanya pemerintah adalah untuk mensejahterakan rakyat, begitupun Pemerintah Aceh. Indikator kesejehteraan rakyat dapat dilihat dan diukur melalui indeks pembangunan masyarakat, penduduk, orang atau secara keseluruhan dapat disebut indeks pembangunan manusia (IPM). Variabel dari IPM tersebut meliputi ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Ekonomi menjadi persoaloan yang mendasar...