fbpx

Tuanku Nan Kacau

KOLOM CATATAN KHAIRIL MISWAR

Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud memantik api yang telah mulai padam oleh berlalunya waktu. Tapi hanya sekedar usaha menjaga kewarasan agar kepanikan dan kelatahan tempo lalu tidak lagi terulang. Sadar atau pun tidak, kita telah larut dalam kelatahan dan kepanikan yang sama sekali kurang penting. Kita ingin terlibat...
“Bila cinta didusta Hati mulai gelisah Hilang kekasih hati Hidup jadi merana” (Screen) Tajuk tulisan ini sengaja saya copot dari judul lagu yang dinyanyikan oleh group band Screen asal Malaysia yang sempat populer dalam blantika musik Indonesia pada era 90-an. Lagu tersebut dinyanyikan dengan begitu syahdu oleh G-Mie, vocalis Screen yang berambut panjang dan...
Selalu saja ada yang menarik di tanah ini. Setumpuk isu hilang, bertumpuk isu yang lain bermunculan. Terbang ke udara dan akhirnya menyebar menyisir setiap jengkal tanah yang digelari sebagai negeri syariat. Tanah ini tidak pernah sepi dari kebetulan-kebetulan yang disengaja dan rekayasa-rekayasa yang tak disadari. Dan kita pun larut...
Saya semakin yakin bahwa kehidupan di zaman android adalah kehidupan yang selalu terkejut-kejut. Zaman ini selalu saja menghadirkan kejutan-kejutan yang tiada henti. Dengan peralatan android, kejutan-kejutan ini terdistribusi dengan cukup merata ke seluruh pelosok negeri. Pendistribusian kejutan-kejutan ini juga terus bergerak cepat dengan dukungan fasilitas internet wifi yang telah...
Tidak mudah melahirkan sebuah definisi yang akurat tentang apa itu keangkuhan. Juga tidak mudah melakukan identifikasi tentang siapa yang pantas disebut angkuh. Masing-masing kita merasa berhak mendefinisikan diri kita sendiri, sebab kitalah yang paling tahu tentang kita, bukan orang lain. Meskipun menolak didefinisikan, tapi anehnya, kita tetap merasa berhak...
Sebagaimana telah lazim kita amati, bahwa politik selalu saja menghadirkan hal-hal yang tidak terduga dan cenderung di luar prediksi. Dalam politik, para peramal pun harus menutup muka ketika ramalannya meleset jauh. Kemenangan Saifannur di Bireuen misalnya, adalah sesuatu yang berada di luar dugaan. Kemenangan Abu Syik di Pidie pun...
Guru saya, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, dalam salah satu artikelnya dengan tajuk Menyoal Eskalasi Konflik Keagamaan di Harian Serambi Indonesia beberapa waktu lampau telah mengupas satu topik menarik terkait fenomena keagamaan di Aceh. Gejala sosial kegamaan yang sedang melanda Aceh itu menurut guru saya telah melahirkan paradigma baru dalam...
KATA akai menurut Kamus Aceh-Indonesia (Aboe Bakar dkk, 1985) bisa dimaknai bermacam-macam. Akai dalam bahasa Aceh terkadang sinonim dengan kata akal dalam bahasa Indonesia. Tetapi dalam kondisi tertentu, masih menurut kamus, kata akai juga bisa dimaknai sebagai sebuah kecakapan atau daya upaya, sebagai contoh: jih panyang akai (dia panjang...
Agama melarang keras menipu. Banyak sekali teks-teks agama yang menjadi dasar hukum dilarangnya menipu. Perbuatan menipu adalah perbuatan yang keji. Menipu tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga merugikan diri sendiri. Pada dasarnya menipu adalah sebuah perbuatan yang jika terus diulang-ulang maka ia akan menjadi satu sifat yang melekat...
Mungkin tidak berlebihan jika ada segelintir pihak yang menuding kita sebagai bangsa peniru. Kita boleh saja tidak sepakat dengan tudingan ini, tapi hampir setiap waktu kita berhadapan dengan realitas teumiree (meniru). Contoh paling aktual mungkin dapat kita saksikan sendiri dalam dunia musik Aceh. Dengan pengecualian beberapa kelompok musik etnik,...