fbpx
ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Publik Aceh terkejut, pengurus Partai Nanggroe Aceh (PNA) juga kaget luar biasa. Tiba-tiba, dari balik jeruji besi, Ketua Umum PNA Irwandi Yusuf membuat keputusan kontroversial. Gubernur Aceh non aktif itu menetapkan Darwati A. Gani, sebagai Ketua Harian PNA. Serta menunjukkan Muharram Idris sebagai Sekretaris Jenderal partai. Kepada...
ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Bendera dan Lambang, rupanya sudah dibatalkan oleh Kementerian Dalam Negeri, melalui surat Nomor: 188.34/2723/SJ, tanggal 16 Juli 2016. Rakyat Aceh masih berpikir bila masalah qanun tersebut masih cooling down. Publik Aceh terkejut, anggota DPRA terkejut, "diam-diam" Kementerian Dalam Negeri Republik...
Tengah malam, kala jarum jam menuju 02 dinihari, Muhammad, pengurus teras Partai Nanggroe Aceh (PNA) tiba-tiba mengirimkan pesan ke WhatsApps CEO aceHTrend. Ia mengomentari perihal bergabungnya partai orange itu ke Koalisi Aceh Bermartabat. //Koalisi Aceh Bermartabat itu sebenarnya hal normatif yg terjadi dlm dinamika politik parlemen// Demikian lelaki yang akrab...
Sepucuk surat--telaahan staf-- yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Atap Propinsi Aceh, nomor: 1874/Dalak/VII/2019), tanggal 3 Juli 2019, mengguncang Aceh. Ada kesan bila dinas tersebut kewalahan dengan "perlawanan" pekerja LSM lingkungan hidup dan sekelompok mahasiswa yang terus memainkan isu lingkungan dan social justice. Ada tiga hal...
Sejak 2017 sudah terbaca, bila Aceh belum menarik di mata investor asing. Negeri yang sekian lama dikurung konflik bersenjata, seperti dikutuk untuk tidak maju. Aceh yang meuceuhu sampo u Turki di masa lampau, terus direproduksi sebagai delusi, agar rakyat di Serambi Mekkah tenggelam dalam romantisme serta reaktif terhadap siapa saja...
Oleh Goenawan Mohamad*) 21 Juni Sering saya lupa arti tanggal itu bagi hidup saya: seperempat abad yang lalu, Majalah Tempo yang waktu itu saya pimpin, dibreidel. Yang saya tak sangka, banyak pernyataan simpati disampaikan. Malam 21 Juni 1994 itu, ke kantor Tempo — sebuah gedung bertingkat di sebelah kiri...
Catatan Goenawan Mohamad* 21 Juni 1994 Rezim Suharto melarang majalah TEMPO terbit — dan tak ada tanda ia bisa terbit lagi. Pembreidelan di awal 1990-an berlaku buat seterusnya; suratkabar atau majalah hanya diizinkan terbit kembali jika memenuhi sejumlah syarat kepatuhan — dan harus dengan nama baru. Beberapa tahun sebelumnya,...
ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Jargon Pidie Meusigrak, yang sempat membawa nama Abusyik selaku pimpinan wilayah itu diperbincangkan seantero Aceh, perlahan-lahan mulai redup. Gegap gempita kabupaten yang sudah beberapa kali menggelar Festival Apam itu, kini terperosok, oleh kasus yang mengguncang dunia persilatan Aceh yang sejak dulu selalu melahirkan hal-hal kontroversial. Adalah pembubuhan...
Akhir Ramadhan 1440 Hijriah, lini media sosial di Aceh riuh rendah setelah wacana referendum disampaikan oleh Ketua DPA Partai Aceh cum Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Teungku H. Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem. Banyak yang menarasikan bahwa ferendum tersebut sebagai bagian dari tujuan untuk memerdekakan Aceh dari...
Catatan Fakrurradzie Gade*) Malam mencekam di Aceh, Pukul 00.00 WIB, 19 Mei 2003. setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan pemberlakukan status Darurat Militer. Konsekuensi dari pemberlakuan status Darurat Militer, Presiden Megawati Sukarnoputri mengizinkan pengiriman 30.000 pasukan TNI dan 12.000 personel polisi ke Aceh. Ini...