Walau Persentase Kemiskinan Turun, Aceh masih Juara Termiskin di Sumatera

Seorang ibu berusia 60 tahun mengayuh sepeda di bawah terik matahari. Dengan sepeda ringkih karatan dia menjemput rezeki dari rumah ke rumah dengan cara menjajakan sayur -mayur. Foto: acehtrend/Muhajir Juli.

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Seperti ayam mati di lumbung padi. Demikianlah nasib 834,24 ribu rakyat Aceh. Walau hidup di negeri yang memiliki dana otonomi khusus yang jumlahnya belasan triliun setiap tahunnya, tapi masih banyak di antara mereka yang nasibnya  tidak kunjung berubah.

Secara statistik, pada Maret 2021 persentase jumlah penduduk Aceh yang hidup miskin turun menjadi 15,33 persen dari 15, 43 persen pada September 2020, tapi secara angka, justru rakyat yang hidup miskin bertambah sebanyak 330 orang.

Capaian yang diraih oleh Provinsi Aceh pada Maret 2021, merupakan raihan yang sama pada periode September 2020. Saat ini, empat provinsi yang masuk big four termiskin di Sumatera yaitu Aceh, Bengkulu (15,22%), Sumatera Selatan (12,84%), dan Lampung (12,62%).

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Kamis (15/7/2021) merilis jumlah penduduk Aceh yang hidup miskin sebanyak 834, 24 ribu orang hingga Maret 2021. Jumlah tersebut berarti terjadinya pertambahan sebanyak 330 orang, dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2020 yang jumlahnya 833,91 ribu orang (15,43 persen).

BPS Aceh menyebutkan selama periode September 2020–Maret 2021, persentase penduduk miskin di Aceh turun dari 15,43 persen menjadi 15,33 persen. Di daerah perdesaan turun 0,18 poin (dari 17,96 persen menjadi 17,78 persen) sedangkan di perkotaan persentase penduduk miskin naik sebesar 0,15 poin (dari 10,31 persen menjadi 10,46 persen). []